YCAB Foundation dan Microsoft Indonesia bekerjasama menyelenggarakan Hour of Code dalam rangka Hari Perempuan Internasional.
Jakarta, 28 Maret 2018 – Sebagai peringatan Hari Perempuan Sedunia yang jatuh di bulan Maret, YCAB Foundation bekerjasama dengan Microsoft Indonesia melaksanakan kegiatan Hour of Code (HoC). Kegiatan Hour of Code (HoC) ini diikuti oleh hampir 50 siswi Rumah Belajar YCAB Foundation di Duri Kepa, Jakarta Barat.
YCAB Foundation dan Microsoft Indonesia menyadari potensi Indonesia sebagai salah satu negara yang mengarahkan ekonomi global di tahun 2030. Namun, dengan jumlah populasi yang mencapai 261,1 juta orang di tahun 2018, sumber daya manusia (SDM) yang ada dapat menjadi aset ataupun tantangan, tergantung kepada proses pelatihan dan pengembangan yang diberikan.

Salah satu tantangan terbesar bagi anak muda Indonesia adalah tingginya angka pengangguran yang disebabkan oleh rendahnya angka penyerapan kerja, dimana tingkat pengangguran terbuka anak muda usia 15-24 di Indonesia mencapai 19% (ILO,2017). Pengembangan kemampuan dan keterampilan anak muda Indonesia menjadi sangat penting untuk mengurangi tali kemiskinan dan menciptakan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
Hour of Code (HoC) diselenggarakan untuk memperkenalkan keterampilan coding dan ilmu komputer kepada anak muda sejak dini dan mengubah persepsi bahwa coding merupakan sebuah hal yang rumit. Program HoC telah diikuti 100 juta peserta di 180 negara dan juga diharapkan dapat memperkenalkan profesi TIK (Teknologi, Informasi, dan Komputer), termasuk kepada para pelajar putri sehingga diharapkan menjadi salah satu pilihan profesi mereka di masa depan.
“Setiap siswa diabad ke-21 ini harus memiliki kesempatan untuk dapat mengambil bagian dalam menciptakan teknologi yang dapat mengubah dunia. Hal-hal dasar ini akan membantu kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi karir mereka di masa mendatang. Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan YCAB Foundation dalam program Hour of Code yang kali ini dihadirkan di Rumah Belajar Duri Kepa. Kami ingin mengubah cara pandang perempuan muda tentang STEM dengan membuat mereka membayangkan bagaimana teknologi, sains, dan teknik dapat menjadi alat untuk memecahkan tantangan global; bagaimana ketertarikan mereka saat ini bisa berubah menjadi pekerjaan di masa depan,” jelas Linda Dwiyanti, Director of Marketing and Operations, Microsoft Indonesia.

Peserta juga akan diajarkan mengenai logika pemrograman dengan metode yang menyenangkan, agar teknologi dan komputer tidak lagi dipandang sebagai materi yang sulit. Logika pemograman merupakan langkah awal yang dibutuhkan sebelum mempelajari algoritma dan pembuatan aplikasi yang akan melatih pola pikirsiswa secara sistematis.
“Kehidupan masa kini yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi, dirasa perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir sistematis. Coding merupakan salah satu sarana untuk membentuk kemampuan berpikir tersebut. Kami akan terus memfasilitasi kegiatan serupa yang mampu membuka wawasan siswa-siswi di Rumah Belajar dengan harapan agar mereka bukan hanya menjadi pengguna, melainkan pencipta teknologi,” ujar Boyke Dimas Kristian (Dimas), Head of Program & Impact Division YCAB Foundation.
Kegiatan Hour of Code sebelumnya telah sukses dilaksanakan di kota Jambi, Jakarta, Yogyakarta dan Kupang denganmetode pengenalan yang menyenangkan. HoC ini juga mendorong peserta agar memiliki semangat untuk merealisasikan apa yang mereka cita-citakan dan juga dapat memulai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain HoC, acara juga diisi dengan sesi perkenalan GenerasiBisa!, sebuah platform yang menghubungkan lulusan SMA/SMK dengan para penyedia lapangan kerja. Platform GenerasiBisa! ini juga menjadi bagian dari M-Powered solution yang dikembangkan oleh Microsoft Asia. Inisiatif ini dikembangkan oleh Microsoft Asia untuk meningkatkan akses bagi remaja untuk belajar ilmu komputer, dan memberi peluang bagi mereka dalam pekerjaan atau kewirausahaan.