JAKARTA, 13 Maret 2018 – Microsoft Indonesia hari ini menyelenggarakan Azure Cloud Summit di Jakarta untuk meningkatkan pengetahuan individu dan organisasi tentang teknologi komputasi awan intelijen. Microsoft percaya bahwa komputasi awan intelijen dapat membantu bisnis untuk mengoptimalkan operasi dan memaksimalkan nilai saat perusahaan memulai perjalanan transformasi digital mereka. Studi Microsoft Asia Digital Transformation 2018[1] memperkirakan bahwa transformasi digital akan meningkatkan produktivitas, margin keuntungan, tingkat perolehan pelanggan, dan pendapatan dari produk dan layanan yang sudah ada maupun yang baru. Manfaat-manfaat ini juga akan meningkat minimal 30% dalam waktu tiga tahun mendatang.
Komputasi awan merupakan jantung transformasi bisnis digital, dan juga strategi dan pertumbuhan Microsoft. Dasar dari komputasi awan Microsoft adalah Azure – teknologi komputasi awan hybrid global yang terpercaya untuk perusahaan. Studi Microsoft Asia Digital Transformation 2018 juga menjelaskan bahwa 79% organisasi di Indonesia berada di tengah perjalanan transformasi digital mereka, dan melihat peningkatan signifikan dari upaya transformasi digital mereka di seluruh manfaat ini berkisar antara 8% sampai 9% saat ini. Komputasi awan intelijen juga diharapkan dapat membantu bisnis di Indonesia untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas mereka.
Yos Vincenzo, Cloud and Enterprise Business Group Lead Microsoft Indonesia menjelaskan, “Ketika orang berpikir tentang komputasi awan, mereka biasanya berpikir tentang penyimpanan foto di Web, streaming musik, atau mengecek e-mail saat berada dalam perjalanan. Namun faktanya, inovasi seperti kota pintar, mobil pintar, robotika dan sebagainya juga didukung oleh komputasi awan. Azure adalah platform sistem operasi milik Microsoft yang memungkinkan data dari semua perangkat yang terhubung diolah menjadi informasi mendalam yang dapat diterapkan untuk memperbaiki cara kita melakukan rutinitas.”
Azure Stack diperkenalkan dengan kelincahan dan inovasi komputasi awan yang serba cepat di dalam sistem on-premises, yang memungkinkan pengalaman platform komputasi awan hybrid yang benar-benar konsisten dan membantu bisnis mengoptimalkan operasi dan memaksimalkan nilainya. Microsoft menawarkan solusi komputasi awan hybrid yang konsisten dan memungkinkan pelanggan untuk membuat, menyebarkan dan menyimpan aplikasi/data di berbagai keadaan, dan memberikan akses ke ekosistem Azure di seluruh pusat data dan komputasi awan publik. Azure juga praktis dan aman karena menyediakan kemampuan untuk mengelola, melindungi dan mengoptimalkan infrastruktur, aplikasi dan data yang berada di dalam Azure, atau pada sistem komputasi awan lainnya.
TelkomTelstra, CBN, Visionet, dan VibiCloud adalah beberapa mitra di Indonesia yang memberikan solusi kepada pelanggan yang menggunakan Azure Stack. Beberapa mitra OEM (Original Equipment Manufacturer) yang menyediakan hardware Azure Stack di Indonesia termasuk DELL, HPE, dan Lenovo.
Komputasi awan intelijen juga telah diadaptasi oleh Toyota Astra Motor Indonesia untuk mengoptimalkan manajemen data dan mengubahnya menjadi pengetahuan bisnis yang berharga. Sebagai hasilnya, Azure Machine Learning telah memungkinkan Toyota Astra Motor untuk memprediksi permintaan pelanggan melalui panel manajemen (management dashboard). “Pengetahuan ini memungkinkan kami untuk merencanakan inventaris secara efektif, memaksimalkan kapasitas, dan meningkatkan efisiensi operasi. Dengan menggunakan komputasi awan, Azure telah menyediakan layanan lengkap dan solusi yang memadai untuk mengelola data kami, serta menjadi tim pendukung yang andal,” Darmadi, CIO Toyota Astra Motor.
Untuk menjadi pemimpin transformasi digital, Microsoft mendorong setiap organisasi untuk menciptakan budaya digital terlebih dahulu. “Sebuah organisasi perlu membangun budaya kolaborasi dimana ia terhubung dengan seluruh fungsi bisnis dan memiliki ekosistem pelanggan dan mitra yang matang dan dinamis. Kemudian data dapat diterima di seluruh organisasi dan fungsi, dimana dapat membuat keputusan dan melayani kebutuhan pelanggan dan mitra dengan lebih baik. Kami telah membangun strategi hybrid yang komprehensif untuk menyediakan platform dan alat manajemen yang dapat membantu pelanggan dalam mengurangi kompleksitas dan mengubah komputasi awan hybrid mereka menjadi solusi bisnis yang tepat. Microsoft Azure dirancang untuk menjadi komputasi awan hybrid. Kami membangun hybrid dalam portofolio kami, yang memungkinkan perusahaan menggunakan komputasi awan untuk berinovasi dengan cepat sambil memaksimalkan investasi yang ada,” Yos menjelaskan.
Menurut pendapatan kuartal Microsoft terakhir[2] (dikeluarkan pada 31 Januari 2018), Microsoft melaporkan bahwa Azure berkembang pada tingkat tahunan sebesar 98%. Infrastruktur komputasi awan Microsoft mencakup lebih dari 100 pusat data yang berada di seluruh dunia, sementara Azure sekarang beroperasi di 42 wilayah dan tersedia di 140 negara di seluruh dunia.
“Keberhasilan transformasi digital bukanlah sesuatu yang dapat diukur dari hasil bisnis saja—namun juga dari bagaimana organisasi dapat mengadopsi dan menggunakan peralatan digital setiap hari. Misi kami adalah memberdayakan setiap orang dan organisasi di planet ini untuk mencapai lebih banyak hal—membangun teknologi sehingga orang lain dapat berinovasi, membangun teknologinya sendiri, dan menciptakan solusi yang memungkinkan banyak hal terjadi,” tutup Yos.
[1] Studi Unlocking the Economic Impact of Digital Transformation in Asia Pacific dilakukan terhadap 1.560 responden di 15 segmen pasar:
- 15 segmen pasar di Asia Pasifik yang terlibat: Australia, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, India, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam.
- Bisnis dan pimpinan TI dari berbagai organisasi dengan jumlah staf lebih dari 250 staf ikut disurvei.
- Beberapa industri yang turut disurvei termasuk sektor edukasi, layanan finansial, pemerintahan, kesehatan, manufaktur dan ritel.
- Responden berfungsi sebagai pembuat keputusan dalam membentuk strategi digital dari organisasi mereka.
[2] Pertumbuhan Komputasi Awan Microsoft Memicu Hasil Kuartal Kedua: https://www.microsoft.com/en-us/Investor/earnings/FY-2018-Q2/press-release-webcast