Read in English here.
Satu tahun sejak beroperasinya pusat data Indonesia Central cloud region, Microsoft hari ini menegaskan komitmennya dalam mendukung organisasi di Indonesia mengadopsi kecerdasan buatan (AI) secara aman, patuh terhadap regulasi, dan berdampak nyata. Dalam Microsoft AI Summit Indonesia yang dihadiri ratusan pemimpin bisnis, regulator, dan mitra industri, Microsoft menampilkan dua bukti konkret transformasi tersebut yakni BNI finance di sektor jasa keuangan dan Universitas Terbuka di sektor pendidikan tinggi – dua sektor strategis yang menuntut standar kepercayaan, keamanan dan tata kelola tertinggi.
Seiring dengan percepatan adopsi AI di berbagai sektor, aspek kepercayaan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi semakin krusial. Microsoft memastikan bahwa seluruh inovasi cloud dan AI yang dihadirkan melalui Indonesia Central cloud region dirancang untuk memenuhi kebutuhan data residency di dalam negeri, serta mendukung organisasi dalam mematuhi kerangka regulasi yang berlaku, termasuk di sektor jasa keuangan yang highly regulated.
Dharma Simorangkir, President Director Microsoft Indonesia, mengatakan: “Di era Frontier AI, kepercayaan menjadi fondasi utama. Kami berkomitmen untuk menghadirkan teknologi cloud dan AI yang tidak hanya canggih, tetapi juga selaras dengan kebutuhan regulasi di Indonesia. Dengan infrastruktur lokal dan kapabilitas keamanan kelas dunia, kami ingin memastikan bahwa setiap organisasi—termasuk di sektor jasa keuangan—dapat berinovasi tanpa mengorbankan aspek compliance dan governance.”

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI, Hernawan Bekti Sasongko, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator dan industri dalam memastikan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab.
“Kami memandang bahwa pemanfaatan AI, cloud, dan teknologi digital di sektor jasa keuangan perlu terus didorong secara bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang terukur, keamanan siber, dan perlindungan konsumen yang memadai. Kami percaya bahwa kolaborasi antara regulator, penyedia teknologi, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, dan talenta digital Indonesia menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi keuangan digital nasional. Teknologi AI,cloud, data analytics, dan berbagai solusi digital memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat pengawasan, mendorong inklusi, serta menghadirkan layanan keuangan yang relevan dan terpercaya bagi masyarakat.”
Microsoft juga telah melakukan pembaharuan daftar kelengkapan dan regulasi dari OJK untuk industri jasa keuangan. Pembaruan ini dilakukan untuk membantu bank, perusahaan pembiayaan, asuransi dan lembaga jasa keuangan lainnya dalam memenuhi proses kepatuhan saat melakukan transformasi digital.
BNI finance: Migrasi Core System Skala Besar tanpa Mengganggu Operasional
Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Indonesia Central cloud region telah menjadi fondasi penting bagi organisasi di Indonesia untuk mempercepat transformasi digital dan AI mereka. Dengan kemampuan AI-ready hyperscale cloud, data residency di dalam negeri, serta enterprise-grade security dan compliance, platform ini mendukung kebutuhan sektor-sektor dengan regulasi ketat, termasuk jasa keuangan.
BNI finance menjadi salah satu contoh bagaimana adopsi cloud dan AI Microsoft dapat memberikan dampak nyata dalam kerangka regulasi yang ketat. BNI Finance memigrasikan sistem inti (core system) mereka ke Microsoft Azure melalui Indonesia Central cloud region untuk meningkatkan keandalan layanan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi sektor jasa keuangan. Migrasi ini mencakup lebih dari 200 terabyte data dan 100+ aplikasi, yang berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari dua bulan tanpa mengganggu operasional bisnis.
Implementasi ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis AI dapat berjalan seiring dengan standar keamanan dan kepatuhan yang tinggi—mewakili bagaimana organisasi di Indonesia mulai memasuki fase baru, dari eksperimen menuju implementasi berskala penuh.
Universitas Terbuka: Berskala Nasional, AI yang Bertanggung Jawab di Pendidikan Tinggi
Di sektor pendidikan tinggi, Universitas Terbuka (UT) menunjukkan bagaimana cloud dan AI dapat memperluas akses pendidikan dengan tetap menjaga integritas akademik. Sebagai perguruan tinggi negeri dengan sistem belajar terbuka dan jarak jauh, UT melayani lebih dari 1,8 juta mahasiswa terdaftar dan 768.248 mahasiswa aktif pada Semester 1 Tahun 2025 — menjadikannya salah satu institusi pendidikan tinggi terbesar di kawasan.
Berkolaborasi dengan Microsoft sejak 2013, UT memanfaatkan Microsoft Azure, Azure OpenAI Service, dan Microsoft Foundry untuk mengembangkan AI Tutor, asisten pembelajaran kontekstual yang merujuk pada materi ajar resmi UT. Hingga saat ini, AI Tutor telah diterapkan pada sekitar 500 kelas dan digunakan oleh lebih dari 100.000 mahasiswa, dengan dampak nyata berupa peningkatan partisipasi diskusi daring serta percepatan siklus penilaian tugas dari beberapa hari menjadi satu hingga dua hari.

Fondasi Ekosistem AI yang Aman dan Berkelanjutan
Microsoft AI Summit Indonesia juga menyoroti bagaimana kombinasi antara infrastruktur cloud lokal, platform data dan AI terintegrasi, serta alat produktivitas seperti Microsoft 365 Copilot dan GitHub Copilot, membentuk sebuah ekosistem yang memungkinkan organisasi untuk berinovasi secara end-to-end.
Dengan investasi jangka panjang sebesar US$1,7 miliar di Indonesia hingga 2028, Microsoft terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem AI yang aman, inklusif, dan berkelanjutan—mulai dari infrastruktur hingga pengembangan talenta digital.
“Indonesia memiliki semua elemen untuk menjadi frontier AI berikutnya—skala, talenta, dan momentum transformasi digital. Fokus kami adalah memastikan bahwa transformasi ini dibangun di atas fondasi kepercayaan yang kuat, sehingga inovasi dapat berjalan seiring dengan keamanan dan kepatuhan,” tutup Dharma.
###