Read in English here.
Kepercayaan merupakan fondasi utama dalam industri perbankan. Seiring meningkatnya ekspektasi nasabah di era digital, kecepatan layanan, ketepatan analisis, dan konsistensi pengambilan keputusan menjadi semakin krusial tanpa mengesampingkan keamanan data dan kepatuhan regulasi.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengelola skala operasional yang terus berkembang, mencakup layanan ritel dan korporasi, pembiayaan UMKM, perbankan digital, hingga treasury syariah. Kompleksitas ini mendorong BSI untuk bertransformasi, meninggalkan pola kerja konvensional menuju pendekatan yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan kolaboratif.
“Bagi kami, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan bukan lagi sekadar upaya meningkatkan efisiensi operasional. AI telah menjadi enabler strategis yang membantu BSI mengelola kompleksitas bisnis, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta memastikan proses kerja berjalan lebih terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan nasabah,” ujar Agus Setiawan, Security Identity, Application, & Data Management Departement Head, BSI.
Guna memperkuat fondasi transformasi digital tersebut, BSI menggandeng Microsoft untuk membangun digital workplace yang terintegrasi dan mengintegrasikan teknologi AI secara bertanggung jawab untuk mendukung produktivitas, kolaborasi, dan tata kelola informasi di seluruh organisasi.
Menghidupkan Kepercayaan Nasabah dengan Gebrakan Inovasi
Di balik layanan perbankan syariah yang ulung, ada inovasi yang terus mengiringi tiap proses meningkatkan layanan terhadap nasabah agar berjalan cepat dan konsisten. Berbagai proses kerja di lini bisnis BSI kini dapat terhubung dalam satu ekosistem digital yang lebih terintegrasi berkat adanya platform berbasis cloud dan AI. Karyawan dapat mengakses dokumen dan informasi secara lebih cepat, menyusun laporan dan analisis dengan lebih efisien, serta berkolaborasi lintas fungsi tanpa hambatan ruang dan waktu. Integrasi ini juga membantu BSI melakukan standarisasi proses kerja di berbagai unit organisasi, sehingga mendukung konsistensi layanan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjalankan operasional bisnis yang semakin dinamis.
Salah satu inovasi yang semakin memperkuat transformasi digital BSI adalah pemanfaatan AI melalui Microsoft 365 Copilot, khususnya fitur Copilot Chat yang tersedia di dalamnya. Pemanfaatan AI tersebut berjalan di dalam ekosistem Microsoft 365, termasuk Microsoft Teams, Microsoft SharePoint, dan Microsoft OneDrive, yang menjadi fondasi kolaborasi dan pengelolaan informasi di seluruh organisasi.
Dalam praktiknya, Microsoft 365 Copilot Chat (Copilot Chat) membantu karyawan dalam berbagai aktivitas administratif, mulai dari penyusunan dokumen, analisis informasi, hingga pengelolaan komunikasi internal. Dengan dukungan AI, proses yang sebelumnya memerlukan waktu lebih panjang kini dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien .Pemanfaatan Copilot Chat dan Microsoft 365 sebagai bentuk enterprise solutions juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas output kerja. Karyawan dapat lebih fokus pada aktivitas yang memiliki nilai strategis, seperti analisis bisnis, pengembangan layanan, dan pengambilan keputusan berbasis data. Tingkat adopsi pengguna AI di internal BSI menunjukkan tren yang positif . Banyak tim merasakan pengalaman kerja yang lebih terstruktur dan seamless karena Copilot hadir langsung di dalam aplikasi yang telah menjadi bagian dari alur kerja harian mereka.
Keamanan sebagai Denyut Nadi Inovasi
Di dunia perbankan, kepercayaan bukan sekadar nilai tambah, melainkan sebuah fondasi. Keamanan bukan hanya fitur, melainkan sebuah komitmen. Setiap solusi digital yang diadopsi memang membuka cakrawala baru penuh peluang, namun di saat yang sama juga menghadirkan tanggung jawab besar, terutama dalam menjaga kerahasiaan data nasabah dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Karena itu, bagi BSI, keamanan tidak pernah ditempatkan sebagai standar prosedur semata, melainkan sebagai instrumen penting, bagaikan sebuah benang emas yang menenun seluruh perjalanan transformasi digital BSI agar tetap kokoh, aman, dan berkelanjutan.
Untuk menjamin kontinuitas tata kelola keamanan informasi, BSI menerapkan prinsip data protection by design, yang menegaskan bahwa keamanan tidak dimasukkan belakangan, tetapi sudah menjadi bagian dari DNA setiap sistem dan proses. Dengan menanamkan perlindungan sejak awal, organisasi mampu menjaga kepercayaan nasabah sekaligus mendorong inovasi yang tetap selaras dengan prinsip kehati-hatian, fondasi utama tata kelola perbankan yang modern.
Dengan teknologi dan pendekatan yang tepat, kontrol akses berbasis identitas, pengelolaan identitas digital, dan tata kelola data terpusat memungkinkan organisasi memitigasi risiko siber sekaligus memudahkan proses audit dan kepatuhan. Pendekatan yang dilakukan BSI tersebut memastikan setiap inovasi digital lahir dalam kerangka yang aman dan terkontrol, bukan hanya sekadar mempermudah proses kerja.
Otomatisasi Cerdas yang Memperkuat Dampak
Dengan adanya integrasi AI yang cermat, BSI turut memelopori kemajuan sektor perbankan syariah yang modern, membuktikan bahwa inovasi dan kepatuhan dapat berjalan beriringan. Transformasi digital yang dilakukan BSI mencerminkan bagaimana institusi keuangan syariah dapat memperluas dampak melalui teknologi untuk menjawab kebutuhan serta menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Kehadiran Microsoft 365 Copilot di perjalanan transformasi digitalnya membawa BSI naik level ke fase ketika otomatisasi mampu mengubah rutinitas sehari-hari menjadi proses yang terintegrasi, karyawan dapat fokus pada pekerjaan yang bernilai strategis, dan setiap keputusan kini didukung insight berbasis data. “Perjalanan transformasi AI oleh BSI adalah bentuk konkret dari adopsi teknologi yang berdampak dan berkelanjutan. Proses otomatisasi pekerjaan yang didukung oleh fitur-fitur Microsoft 365 Copilot mendorong pergeseran alur kerja yang mengarah pada kemajuan, membuat Insan BSI bisa fokus pada pengambilan keputusan yang tepat dan pekerjaan bernilai tinggi, sambil tetap menjaga standar keamanan dan kepatuhan regulasi, sekaligus memperkuat fondasi digital untuk menghadapi tantangan perbankan modern,” ujar Ricky Haryadi, Sr. Go To Market Lead – Copilot & Agents.
Ke depan, BSI berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan teknologi AI di semua lini yang dapat meningkatkan efektivitas operasional serta kualitas layanan kepada nasabah. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di tanah air, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi AI dan cloud dapat menjadi katalis perubahan penting dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Membuka Peluang Baru di Era Kolaborasi Manusia–AI
Sejalan dengan visi Frontier Transformation, Microsoft 365 Copilot berevolusi dari asisten AI menjadi fondasi agentic workforce, di mana manusia dan AI bekerja berdampingan secara kontekstual, aman, dan dapat diskalakan di lingkungan enterprise. Transformasi ini dibangun di atas dua pilar utama—intelligence dan trust—untuk memastikan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menghadirkan nilai bisnis yang berkelanjutan.
Pembaruan utama Microsoft 365 Copilot dalam era kolaborasi manusia–AI: Copilot Chat
- Copilot Chat sebagai AI workspace utama
Copilot Chat menjadi pusat interaksi AI di Microsoft 365, memungkinkan pengguna berinteraksi dengan AI yang memahami konteks pekerjaan, menganalisis informasi, dan mengeksekusi tindakan langsung dalam alur kerja sehari-hari.
- Integrasi Copilot Chat dengan Outlook
Copilot Chat terintegrasi dengan Outlook untuk membantu menyusun dan menyempurnakan email, mengelola kalender dan rapat, serta menjalankan tindakan komunikasi langsung dari percakapan, sehingga meningkatkan efisiensi koordinasi kerja.
- Word, Excel, dan PowerPoint Agents
Melalui Copilot Chat, pengguna dapat memanggil application agents khusus di Word (Agent), Excel (Agent), dan PowerPoint (Agent) untuk membuat, menganalisis, dan mengeksekusi pekerjaan tanpa perlu berpindah aplikasi atau memindahkan konten secara manual.
Microsoft 365 Copilot
- Edit with Copilot di Microsoft 365 Apps
Fitur Edit with Copilot terintegrasi langsung di dalam aplikasi Word, Excel, dan PowerPoint, memungkinkan pembuatan dan penyempurnaan konten secara iteratif, dengan pemahaman konteks kerja yang mendalam melalui Work IQ untuk menghasilkan output yang lebih relevan dan presisi.
- Copilot Cowork untuk pekerjaan multi‑langkah
Copilot Cowork menghadirkan kemampuan AI untuk pekerjaan jangka panjang dan multi‑tahap, memecah tugas kompleks, bernalar lintas alat dan data, serta menampilkan progres kerja secara transparan sehingga pengguna tetap dapat mengarahkan hasil akhir.
- Microsoft Agents
Microsoft Agents memungkinkan otomatisasi proses lintas fungsi dan penggalian insight yang lebih cepat, membantu organisasi menangani pekerjaan kompleks dan pengambilan keputusan berbasis data tanpa harus membangun solusi dari nol. Beberapa agent yang siap digunakan seperti Researcher, Analyst, Sales, Employee Self Service, Interpreter, Project Manager, Facilitator, dan banyak lainnya.
- Agent 365
Agent 365 menyediakan kerangka standar enterprise untuk penerapan agentic AI secara terkelola—memastikan skalabilitas, keamanan, dan kepatuhan dalam pengelolaan agent di seluruh organisasi.
Multi‑model intelligence
Microsoft 365 Copilot dirancang model‑diverse by design, memanfaatkan berbagai model AI terdepan. Pada Wave 3, model Claude (dari Anthropic) tersedia langsung di M365 Copilot, diikuti akses berkelanjutan ke model OpenAI dengan kemampuan advanced reasoning dan multi‑step execution. Copilot secara cerdas menerapkan model yang paling tepat untuk setiap tugas, berlandaskan konteks kerja enterprise serta dilindungi oleh kontrol keamanan dan tata kelola Microsoft. Dengan pendekatan ini, Microsoft 365 Copilot menegaskan perannya sebagai fondasi era kerja baru—di mana ide bergerak lebih cepat, keputusan diambil lebih tajam, dan kolaborasi antara manusia dan AI menjadi penggerak utama transformasi organisasi.